MEGA POLLUTION

“MEGA POLLUTION”
VISUAL ART AND PHOTOGRAPHY EXHIBITION
DECEMBER 22-24 2013
ARUNA Art Space
Pameran merupakan suatu kegiatan penyajian karya untuk dikomunikasikan sehingga
dapat diapresiasi oleh masyarakat luas (Wikipedia). Bagi seorang seniman atau
penggiat seni, pameran merupakan kebutuhan yang harus mereka penuhi.
Untuk itu UKM SERUFO mencoba memfasilitasi anggotanya dengan mengadakan pameran
akhir tahun yang sering mereka sebut dengan “Pameran Bersama”. Mengapa mereka
menyebutnya dengan “Pameran Bersama”, karena pameran ini adalah pameran yang
diikuti oleh seluruh anggota dan alumni SERUFO, mulai dari angkatan pertama
hingga saat ini. Tidak hanya itu, pembina UKM pun ikut andil dalam pameran ini.
Tentu saja setiap karya yang dipamerkan adalah hasil dari buah pemikiran
kreativitas dan keterampilan Seni Rupa dan Fotografi anggota maupun alumni
SERUFO.
Berawal dari obrolan ringan anggota SERUFO
dengan Panitia Pameran Bersama, diambillah tema “MEGA POLLUTION” pada pameran
tahun 2013 ini. Dan berawal dari perjalanan panjang berkeliling kota jogja,
dipakailah ARUNA Art Space sebagai
tempat pameran. Selain itu berawal juga dari perdebatan serta pertimbangan yang
matang akhirnya ditemukanlah tanggal yang tepat yaitu 20-24 Desember 2013
sebagai waktu pameran.
 “MEGA POLLUTION”
Mega
Pollution
adalah sebuah fenomena yang muncul pada era saat ini.
Perubahan dari dunia agraris menjadi industri mulai banyak memunculkan sesuatu
yang baru dan masalah baru pula. Mega
adalah sesuatu yang besar. Sedangkan pollution
dapat kita artikan sebagai gangguan atau pencemaran.
Polusi sendiri banyak sekali jenisnya,
seperti polusi udara, polusi air, polusi tanah dan polusi suara. Berita
mengejutkan mengenai Indonesia yang memperoleh penghargaan dengan tingkat
polusi terbesar nomor 3 di dunia merupakan salah satu potret tentang kurangnya
kepedulian masyarakat dan pemerintah di Indonesia dalam menjaga lingkungan.
Selain itu polusi dapat diartikan dalam artian lain, baik masalah sosial, politik,
budaya, dan masalah lain yang berkembang dalam masyarakat.
Banyak orang menganggap polusi sebagai
masalah negatif yang serius, namun sebagian orang dapat mengubah anggapan
negatif menjadi positif sehingga dapat bermanfaat bagi sebagian orang.
Mega
Pollution
diangkat bukan hanya sebagai masalah besar saja.
Fenomena ini dijadikan sebagai sumber inspirasi mereka dalam berkarya. Sehingga
karya yang dimunculkan beraneka ragam. Harapannya penonton pameran ini tidak
hanya memandang mega pollutan sebagai
masalah besar, tetapi memunculkan gagasan baru untuk mengatasinya bersama-sama.
Sebuah pemikiran ini kemudian dilolah melalui
pemikiran kreatif sekelompok penggiat seni rupa dan fotografi yang tergabung
dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa dan Fotografi (UKM Serufo).
Pada pameran kali ini panitia mempercayakan Markhaban
Mursyid sebagai kurator seni rupa dan Nofria Doni Fitri sebagai kurator
fotografi. Keduanya sudah mempunyai banyak sekali pengalaman di bidang pameran
baik itu pameran bersama maupun pameran tunggal, selain itu kedua kurator ini
telah mendapat beberapa penghargaan di bidang seni rupa dan fotografi baik
Nasional maupun Internasional. Kedua kurator tersebut juga merupakan bagian
dari SERUFO yang sudah menjadi alumni.
Pameran Seni Rupa dan
Fotografi yang diadakan UKM SERUFO UNY dengan mengusung tema “MEGA POLLUTION”
dilaksanakan pada tanggal 20-24 Desember 2013 di ARUNA Art Space. Pembukaan pameran dilaksanakan pada tanggal 20 Desember,
pameran dibuka oleh Pembina UKM SERUFO yaitu bapak Aran Handoko, M.Sn . Dengan
ditanamnya pohon Trembesi oleh bapak Aran Handoko M.Sn yang dibantu oleh Ketua
SERUFO Fendi Ridwanudin menandai pembukaan Pameran Bersama UKM SERUFO UNY
dengan tema “MEGA POLLUTION.” Pohon Trembesi dipilih sebagai simbolik pembukaan
pameran karena pohon trembesi adalah pohon kedua yang mampu banyak menyerap
karbondioksida setelah pohon bambu. Pembukaan pameran terasa sangat meriah
dengan diiringi Unplugged Music dan
beberapa game untuk mendapatkan dorprize dari sponsor.
Pada hari kedua acara
pameran SERUFO, diadakan diskusi mengenai lingkungan hidup untuk mendukung tema
“MEGA POLLUTION.” Pada kesempatan diskusi itu, UKM SERUFO menghadirkan dua
pemateri yang sudah berpengalaman pada bidang penataan lingkungan dan
penyadaran masyarakat. Yang pertama adalah Bapak Subandono, beliau adalah
seorang aktivis lingkungan yang telah mengubah desanya di Karang Waru menjadi
desa percontohan Nasional, bahkan Internasional. Dan yang kedua yaitu Bapak
Josh Handani dari rumah Inspirasi Jogja. Diskusi berjalan dengan lancar dengan
pembahasan yang menarik, sangat bermanfaat dan tentunya memberikan banyak
pelajaran serta pengalaman bagi diri kita mengenai kesehatan dan pelestarian
lingkungan.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments